TARAKAN, Maqnaia — Aliansi Masyarakat Cinta Damai menggelar aksi demonstrasi di Mako Polres Tarakan, Sabtu (08/08/2026). Aksi tersebut digelar guna mendesak kepolisian agar menindaklanjuti laporan yang telah mereka layangkan beberapa hari sebelumnya.

Sebagai informasi, aksi ini ditengarai oleh dugaan tindak pidana penghinaan terhadap Pancasila yang dilakukan oknum mahasiswa saat menggelar demonstrasi di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) beberapa waktu lalu dengan memplesetkan sila-sila Pancasila.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Sugiharto, menjelaskan bahwa kedatangan massa aksi merupakan bentuk tindak lanjut dari tenggat waktu yang sempat disampaikan kepada pihak kepolisian. aksi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan Ketua RT hingga sejumlah organisasi/gabungan masyarakat.

“Kedatangan kita pada hari ini tentunya menindaklanjuti laporan kita yang sudah masuk beberapa hari yang lalu, karena kami memberikan waktu sekitar 3×24 jam. Intinya kami menuntut pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Tarakan, untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Sugiharto.

Sugiharto menegaskan, gerakan aksi damai ini dipicu oleh kepedulian terhadap ideologi negara dan nilai-nilai Pancasila. Ia berharap belasan oknum terlapor yang diduga melakukan pelanggaran dapat segera diproses, dipanggil, serta ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Perwakilan massa lainnya menambahkan, aksi tersebut berjalan tertib dan mendapat sambutan baik dari jajaran Polres Tarakan yang diwakili oleh Wakapolres. Menanggapi tuntutan massa, pihak kepolisian meminta waktu sekitar dua hingga tiga minggu untuk memproses seluruh laporan sesuai prosedur kepolisian.

Meski demikian, pihak aliansi menegaskan akan terus mengawal kasus ini. Jika dalam jangka waktu yang disepakati tidak ada perkembangan signifikan, mereka mengancam akan menggelar aksi damai jilid kedua dengan jumlah massa yang lebih besar, hingga bersurat ke Polda Kalimantan Utara, Kapolri.

Di akhir kegiatan, massa aksi membuktikan komitmen damai mereka dengan melakukan aksi bersih-bersih sampah di sekitar area Mako Polres Tarakan sebelum membubarkan diri secara tertib. (*)

error: Content is protected !!