Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara–Deddy Yevri Sitorus, bersama Wali Kota Tarakan–dr. Khairul dan Anggota DPRD F-PDIP saat menyerahkan bantuan kuota PIP secara simbolis di Tarakan, Rabu (05/08/2026).

TARAKAN, Maqnaia — Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Utara, Deddy Yevri Sitorus kembali menyalurkan alokasi kuota beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) pada Rabu, (04/08/2026) di Rumah Aspirasi Deddy Sitorus Jalan Kusuma Bangsa Kota Tarakan. Terdapat sebanyak 209 siswa yang menerima bantuan PIP di wilayah Tarakan Timur dari total alokasi yang mencapai sekitar 840 anak se-Kota Tarakan.

Deddy membeberkan, angka ini jauh menurun drastis jika dibandingkan dengan penyerahan periode 2019–2024. Anggota Fraksi Partai PDI Perjuangan (F-PDIP) itu menegaskan, penurunan tersebut disinyalir sebagai dampak dari besarnya pengalihan anggaran pendidikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau 2019 sampai 2024 itu rata-rata kita minimal bisa dapat 8.000-an PIP. Kalau tahun ini hanya tidak sampai 3.000, sekitar 2.700-an sekian. Jadi memang jumlahnya jauh menurun,” ujar Deddy saat diwawancarai awak media usai kegiatan.

Deddy mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan putusan yang melarang penggunaan dana pendidikan untuk membiayai program MBG.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar penataan kembali anggaran pendidikan dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu batas waktu tahun 2028.

“Kita sih berharap tadinya jangan ditunda sampai 2028, harusnya 2027 sudah berhenti. Sehingga anak-anak kita yang bisa dapat program PIP, KIP Kuliah, perbaikan fasilitas belajar itu bisa ditingkatkan, termasuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer,” tegasnya.

Penyerahan secara simbolis ini turut dihadiri Wali Kota Tarakan–dr. Khairul, Anggota DPRD Kaltara F-PDIP–Rakhmat Sewa, Anggota DPRD Tarakan F-PDIP–Saparuddin, Kepala Dinas Pendidikan Tarakan–Thamrin Toha, serta Kepala Cabang Bank BRI Tarakan, Arief Budiman. (Dsy)

error: Content is protected !!