Otoritas Bandara Juwata Tarakan memastikan kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi belum mengganggu jadwal dan operasional penerbangan dan dipastikan dalam berstatus aman.

TARAKAN, Maqnaia — Operasional penerbangan di Bandara Juwata Tarakan dipastikan tetap berjalan normal dan tidak terganggu fenomena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Utara.

Kepala Bandara Juwata Tarakan, Bambang Hartato menyatakan hingga saat ini slot penerbangan masih aman terkendali. Jarak pandang di area bandara saat ini berada di angka 5 kilometer, jauh di atas batas aman penerbangan.

“Standar jarak pandang kritis di tempat kita itu di bawah 2.000 meter (2 km). Kalau saat ini masih 5 kilometer, artinya operasional udara masih sangat aman,” ujar Kepala Bandara Juwata Tarakan saat ditemui Maqnaia.com, Senin 17 Agustus 2026.

Menanggapi kekhawatiran puncak karhutla yang diprediksi terjadi pertengahan hingga akhir bulan ini, pihak bandara mengaku terus memantau situasi secara berkala. Meskipun belum ada koordinasi teknis khusus dengan Pemerintah Daerah dan Satgas Karhutla terkait penanganan dampak penerbangan, pihaknya menegaskan selalu berada dalam kondisi siaga.

“Prinsipnya kita siap siaga untuk kondisi apapun, baik karhutla maupun gangguan cuaca lainnya. Semua langkah antisipasi dan tindakan di lapangan akan tetap mengacu pada Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku demi keselamatan penerbangan,” tegasnya. (dsy/**)

error: Content is protected !!