SAMARINDA, Maqnaia – Peran jabatan fungsional dalam penyelenggaraan pemerintahan kini semakin krusial. Jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, melainkan jabatan yang menuntut keahlian, keterampilan, serta kompetensi khusus di bidangnya masing-masing.
Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud menegaskan bahwa kehadiran pejabat fungsional merupakan bagian strategis dalam memperkuat birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
“Saudara-saudara memiliki peran sangat strategis dalam mendukung terwujudnya visi Kaltim Sukses menuju Generasi Emas. Keahlian saudara di berbagai bidang mulai dari kesehatan, pendidikan, perencanaan, pengawasan, ketenagakerjaan, teknologi informasi, statistik, infrastruktur, kehutanan, dan ketertiban umum,”tegasnya saat memberikan sambutan pada upacara pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS), pelantikan jabatan fungsional, serta penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (4/5/2026).
Gubernur juga menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) merupakan garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Peran tersebut mencakup peningkatan layanan kesehatan, perluasan akses pendidikan, percepatan transformasi digital, penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur yang merata, pelestarian lingkungan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Di tengah dinamika pembangunan daerah, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara, transformasi digital, serta peningkatan daya saing, ASN dituntut semakin profesional. Program-program unggulan seperti Gratispol dan Jospol juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Ia pun mengingatkan para ASN yang baru dilantik untuk memegang teguh sumpah dan janji yang telah diucapkan, serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam bekerja.
“Ingat, menjadi PNS bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan pengabdian. Apa yang saudara kerjakan hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Prb/ty)

