TARAKAN, Maqnaia – Bupati Malinau, Wempi Mawa, menghadiri acara silaturahmi dan temu kangen alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pejuang Kalimantan Utara (Kaltara) yang digelar di Hotel Galaxy Tarakan, Sabtu (6/4/2026) malam. Acara yang mengusung tema “Refleksi Merawat Histori Menjaga Solidaritas Pejuang Kaltara” ini menjadi wadah konsolidasi gagasan bagi para tokoh pemuda yang terlibat dalam sejarah pembentukan provinsi ke-34 tersebut.
Wempi Mawa, yang juga merupakan mantan Ketua KNPI Malinau pada masa perjuangan pembentukan Kaltara, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari aspirasi para alumni untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan masa lalu.

Ia menekankan pentingnya menjaga ingatan kolektif agar mimpi besar para pejuang Kaltara tetap selaras dengan arah pembangunan saat ini.
“Kegiatan malam ini adalah temu kangen untuk menyatukan kembali pikiran dan semangat kami. Kita punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga, merawat, dan mengisi Kalimantan Utara yang kita cintai ini,” ujar Wempi saat diwawancarai awak media usai kegiatan.
Sebagai salah satu pelaku sejarah, Wempi mengapresiasi upaya para alumni yang telah mengumpulkan dokumen-dokumen sejarah perjuangan KNPI terdahulu. Menurutnya, setiap fase kepemimpinan memiliki gaya dan tantangan yang berbeda, namun nilai-nilai perjuangan yang dilakukan mahasiswa, tokoh agama, hingga partai politik saat itu tidak boleh dilupakan.
Terkait spekulasi politik yang mengaitkan pertemuan tersebut dengan Pilkada 2030, Wempi menanggapi dengan santai. Ia menyebut persepsi tersebut sah-sah saja dalam konteks politik, namun menegaskan bahwa fokus utama para alumni saat ini adalah kontribusi nyata bagi daerah.
“Teman-teman yang berkumpul di sini memiliki latar belakang yang berbeda, mulai dari birokrasi hingga lintas partai politik. Semangat kami tetap sama, yaitu mendukung pemerintah di Kaltara agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Wempi juga menitipkan pesan khusus bagi generasi muda dan pengurus KNPI saat ini untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan berkolaborasi aktif dengan pemerintah. Ia berharap pemuda Kaltara tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi tuan di kampung sendiri.
“Jaga persatuan dan kekompakan, jangan mau dipecah belah. Persiapkan diri dengan baik dan ambil peluang yang ada untuk kemajuan Kaltara ke depan,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran mantan Ketua, Sekretaris, dan pengurus KNPI se-Kaltara pada masanya, serta para pelaku sejarah pembentukan Provinsi Kalimantan Utara dari berbagai kabupaten/kota. (*)

