SAMARINDA, Maqnaia – Kepala Bidang Perdagangan DPPKUKM Kaltim, Ali Wardana, menyoroti dampak dinamika geopolitik global terhadap keberlangsungan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Publika dengan tema “Dampak Geopolitik Ancam UMKM Kaltim” yang berlangsung di Studio TVRI Kaltim, Senin (6/4).

Dalam pemaparannya, Ali Wardana menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia turut memengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk fluktuasi harga bahan baku dan gangguan rantai pasok. Kondisi ini, menurutnya, memberikan tekanan langsung kepada UMKM yang masih sangat bergantung pada bahan impor maupun distribusi yang stabil.

“Geopolitik global berdampak pada kenaikan harga dan keterbatasan pasokan. UMKM kita menjadi salah satu sektor yang paling rentan terhadap situasi ini,” ujar Ali.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui DPPKUKM terus berupaya memperkuat ketahanan UMKM, salah satunya dengan mendorong penggunaan bahan baku lokal serta meningkatkan daya saing produk melalui inovasi dan digitalisasi.

Selain itu, Ali Wardana juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan dalam menghadapi tantangan global tersebut. Dukungan pembiayaan, pelatihan, hingga akses pasar dinilai menjadi kunci agar UMKM mampu bertahan dan berkembang.

Dialog publik ini turut menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi Mulawarman Samarinda, Zainal Abidin yang membahas strategi mitigasi risiko serta peluang yang dapat dimanfaatkan UMKM di tengah ketidakpastian global.

Melalui forum ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kalimantan Timur semakin siap menghadapi tantangan geopolitik sekaligus mampu memanfaatkan peluang untuk memperluas pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional. (ara/ty/win)

error: Content is protected !!