TANJUNG SELOR, Maqnaia – DPRD Kaltara mendorong Pemprov Kaltara untuk terus mempertahankan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih atas laporan keuangan daerah tahun 2025.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir mengatakan, raihan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltara menjadi bukti komitmen pemda dalam menjaga pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan sesuai ketentuan.
“Laporan keuangan daerah tahun 2025 telah diaudit oleh BPK RI dan kembali memperoleh opini WTP. Ini menjadi capaian yang patut diapresiasi karena merupakan WTP ke-12 kali secara berturut-turut sejak tahun 2014,” kata Nasir.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi indikator penting bahwa tata kelola pemerintahan daerah terus berjalan dengan baik.
“Predikat WTP menunjukkan adanya komitmen dalam pengelolaan anggaran daerah. Namun yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban program pembangunan.
“Jangan sampai WTP hanya menjadi target akhir. Ini harus menjadi budaya kerja dalam menciptakan pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Nasir mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap memperkuat sistem pengawasan internal serta memastikan setiap penggunaan anggaran memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik dan pembangunan di Kaltara.
“Kami di DPRD tentu mendukung langkah pemerintah daerah dalam mempertahankan capaian ini. Tetapi tetap harus dibarengi dengan peningkatan kualitas belanja daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antar eksekutif dan legislatif terus diperkuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Ke depan, kita ingin Kaltara tidak hanya mempertahankan WTP, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (win)

