TARAKAN, Maqnaia – DPRD Tarakan menyoroti perlunya sinergi antar-lembaga dalam menangani kasus HIV/AIDS agar penanganannya lebih komprehensif dari hulu ke hilir.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Tarakan, Markus Minggu menyarankan agar dinas terkait tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada penguatan sistem pelaporan dan pendampingan pasien.
Dengan anggaran yang sudah dipastikan aman, dewan berharap tidak ada alasan bagi dinas untuk menunda-nunda program kerja yang sudah terjadwal.
Komisi II berkomitmen akan terus menagih progres capaian dari Dinas Kesehatan dalam setiap rapat evaluasi mendatang.
Ia menegaskan bahwa Komisi II selalu siap mendukung dari sisi penganggaran sejauh itu ditujukan untuk kepentingan rakyat luas. Kerjasama yang solid antara eksekutif dan legislatif diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang sehat dan bebas dari ancaman penyakit menular.
“Kami pastikan bahwa benar anggaran itu tidak berubah,” pungkasnya. (*)

