TARAKAN, Maqnaia – Wakil Ketua DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 di RT. 30, Kelurahan Sebengkok, Selasa (3/11) malam.

Acara yang dihadiri ratusan warga ini berlangsung hangat, penuh keakraban, sekaligus menjadi ajang silaturahmi langsung antara legislatif dan masyarakat.
​
Dalam sambutannya, Herman Hamid mengungkapkan rasa bangganya terhadap warga RT. 30 dan sekitarnya yang dikenal sebagai salah satu basis pendukung terbesarnya.

Ia bahkan menyebut Kelurahan Sebengkok, khususnya di beberapa RT seperti RT. 7, RT. 8, RT. 29, RT. 30, hingga RT. 6, merupakan kantong suara utamanya di legislatif.

​”Sejak terpilih, saya sudah hampir tiga kali hadir langsung di RT. 30 ini. Wilayah Sebengkok dan lima RT di sekitarnya adalah salah satu basis suara terbesar saya di kelurahan ini,” ujar Herman.

​Tak hanya sekadar mendengarkan aspirasi, politisi Demokrat itu menegaskan sebagian besar usulan warga yang disampaikan pada reses-reses sebelumnya telah direalisasikan secara nyata.

Sebagai bentuk komitmen moral kepada konstituennya, Herman memaparkan sejumlah bantuan yang telah disalurkan langsung ke masyarakat.
​
“Apa bentuk manfaat dari bapak dan ibu sekalian ketika memilih dewan, termasuk saya? Alhamdulillah, di lima RT ini saya sudah menyumbangkan kursi plastik. Jadi kalau warga punya hajatan, tidak perlu pusing-pusing menyewa lagi. Cukup hubungi RT, insya Allah selalu tersedia,” ucapnya.
​
Selain fasilitas kursi hajatan, Herman menyebutkan berbagai aspirasi fisik maupun non-fisik lainnya juga telah dipenuhi selama masa jabatannya. Bantuan tersebut meliputi pengadaan baju-baju selawat untuk kelompok majelis taklim, fasilitas drinase, semenisasi, lampu penerangan jalan, hingga perlengkapan pendukung kegiatan sosial dan keagamaan.
​
Menanggapi efektivitas reses kali ini, Herman mencatat sebagian besar warga sudah tidak lagi menyampaikan keluhan berat terkait pembangunan infrastruktur skala kecil. Pasalnya, mayoritas usulan dari warga di lima RT tersebut dinilai sudah tuntas dan terakomodir dengan baik.
​
“Alhamdulillah, begitu kita buka dialog, hampir tidak ada lagi yang mengusulkan karena rata-rata sudah diamanahkan ke RT-nya masing-masing. Tadi pun ada usulan tambahan yang masuk, seperti polisi tidur di RT. 7 yang kebetulan berdekatan dengan sekolah,” tambahnya.
​
Herman memastikan lembaga legislatif akan terus berjuang semaksimal mungkin untuk mengawal dan memperjuangkan pokok-pokok pikiran (pokir) serta aspirasi masyarakat Kota Tarakan.

​”Saya selaku perwakilan bapak dan ibu sekalian akan selalu berusaha memperjuangkan apa yang menjadi pokok-pokok pikiran masyarakat. Reses ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” pungkasnya. (dy) ***

error: Content is protected !!