TARAKAN, Maqnaia – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tarakan menggelar acara Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Kota Tarakan. Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah strategis penguatan struktur internal serta pemantapan garis perjuangan partai menyongsong agenda-agenda politik mendatang.

Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Tarakan beserta jajaran Pemerintah Kota Tarakan, Sekretaris Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB Muhammad Fauzan Nurhuda Yusuf, jajaran DPW PKB Kalimantan Utara, jajaran PCNU Tarakan, serta pimpinan partai politik di Kota Tarakan, Binda Kaltara, Polres Tarakan, KPU, dan Bawaslu.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Kota Tarakan, Ahmad Usman, menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan dan orientasi politik ini bertujuan memberikan pembekalan dan penguatan ideologi bagi para pengurus dan kader. Ia menegaskan bahwa kemenangan dalam pemilu bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Memenangkan pemilu bukan semata-mata untuk mencapai kekuasaan, melainkan bagaimana kekuasaan itu bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Usman.

Ahmad Usman juga memaparkan capaian suara PKB Tarakan yang terus mengalami peningkatan. Pada Pemilu 2024, PKB Kota Tarakan meraih 14.919 suara (sekitar 11,54%), meningkat dari raihan Pemilu 2019 yang mencatatkan 13.498 suara.

Di hadapan para kader yang dilantik, Ahmad Usman menyampaikan tiga pesan utama yang diinstruksikan oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, pertama, bekerja lebih baik dan benar. Menginstruksikan seluruh kader yang memegang amanah untuk bekerja dengan jujur, berintegritas, serta berpegang pada ideologi dan cita-cita partai. Mendorong kader PKB untuk aktif mengambil peran kepemimpinan di berbagai sektor masyarakat, mulai dari tingkat RT hingga pemerintahan.

Kemudian, mengimbau seluruh anggota untuk menjaga kekompakan, loyalitas, dan disiplin guna menjaga rumah besar PKB tetap kokoh.

Selain itu, Ahmad Usman juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tarakan atas raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 14 kali berturut-turut, serta rencana kebijakan Pemkot dalam menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi warga. (dy) ***

error: Content is protected !!