TARAKAN, Maqnaia – Puluhan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu (IT) Ulul Albab Kota Tarakan mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan pada Rabu (19/8/26). Agenda ini merupakan kunjungan edukasi bagi para siswa agar lebih mengenal salah satu lembaga negara yang memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Bertempat di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kota Tarakan, pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Kota Tarakan, Adyansa, S.M., serta dihadiri Ketua Bapemperda DPRD Kota Tarakan Harjo Solaika, Anggota Komisi III Sukir, Anggota Komisi II Sabaria dan Abdul Kadir.

Dalam sambutannya, Adyansa menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi antusiasme para pelajar yang hadir langsung di ruang rapat utama tersebut.

Ia menyebut ruang Paripurna sebagai tempat yang istimewa karena menjadi saksi penyusunan kebijakan penting dan keputusan strategis bagi kemajuan Kota Tarakan.

“Ruangan ini adalah tempat yang istimewa, tempat di mana setiap keputusan Pemerintah Kota Tarakan, Peraturan Daerah (Perda), hingga jalannya sistem pemerintahan diputuskan. Di ruangan yang adik-adik tempati hari ini, di sinilah menjadi saksi bisu perjalanan puluhan tahun Kota Tarakan hingga bisa menjadi kota yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Adyansa.

Selain memperkenalkan peran Komisi I yang membidangi ketenagakerjaan, pemerintahan, hukum, pertanahan, dan pencatatan sipil, Adyansa juga memberikan pemahaman dasar mengenai fungsi legislasi, fraksi-fraksi partai politik di DPRD, serta tanggung jawab mulia seorang wakil rakyat.

“Tugas anggota dewan itu sangat mulia jika dijalankan dengan betul. Amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh rakyat harus terus kita jaga. Hak dan suara rakyat yang diwakilkan kepada kita harus diteruskan ke pemerintah demi kemaslahatan bersama,” tegasnya.

Melalui kunjungan edukasi ini, diharapkan para pelajar SMAIT Ulul Albab dapat memahami lebih dalam mengenai wawasan kebangsaan, fungsi lembaga legislatif, serta peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah sejak dini. (dy/**)

error: Content is protected !!