Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Ahmad, yang mewakili Bupati Nunukan memberi sambutan dalam kegiatan buka bersama. Pemkab Nunukan

NUNUKAN, Maqnaia – Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Provinsi Kalimantan Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara ini digelar di kediaman Hasmawati, Jalan Imam Bonjol RT 008, Nunukan Timur, Senin (16/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Ahmad, yang mewakili Bupati Nunukan. Turut hadir pula perwakilan Kementerian Agama Nunukan, H. Aliansyah, serta para guru Pendidikan Agama Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya, Ahmad menyampaikan bahwa momentum buka puasa bersama tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana strategis untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Ia menegaskan bahwa keberadaan AGPAII memiliki peran penting, tidak hanya sebagai wadah silaturahmi para guru, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat peran pendidik dalam membina karakter generasi muda.

Ahmad berharap AGPAII dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dari sisi moral dan spiritual.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak semata ditentukan oleh pembangunan fisik, melainkan juga oleh kualitas sumber daya manusia yang lahir dari sistem pendidikan yang baik, terutama pendidikan yang mampu membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru Pendidikan Agama Islam yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi dalam mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Kabupaten Nunukan, Hasmawati, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas kehadiran dan dukungan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara para guru dan pemerintah daerah.

Menurutnya, melalui kebersamaan ini diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat dalam upaya membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berdaya saing. (ilo/tus)

error: Content is protected !!