TARAKAN, Maqnaia – Wakil Ketua Komisi II, Markus Minggu, memaparkan adanya program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan untuk membangun sekolah terintegrasi di setiap kecamatan.
Politisi PDI Perjuangan ini melihat bahwa sekolah terintegrasi adalah solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah klasik kekurangan sekolah negeri.
Dengan adanya satu kompleks besar di tiap kecamatan, distribusi siswa akan lebih merata dan tidak terjadi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tertentu saja.
Hal ini sejalan dengan visi DPRD untuk menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sudut kota tanpa terkecuali.
“Ini menjadi angin segar bagi kita semua karena selama ini kita kekurangan sekolah negeri untuk menampung anak-anak sekolah yang jumlahnya banyak,” tambah Markus.
Ia berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga pembangunan fisik benar-benar terealisasi, demi masa depan generasi muda Tarakan yang lebih cerah dan terencana dengan baik. (*)

