NUNUKAN, Maqnaia – Gerak cepat segera diambil Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat mendengar beberapa fasilitas umum terdampak banjir dan longsor di Kelurahan Tanjung Harapan kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (7/8 ) pagi.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri berangkat bekerja bukan ke kantornya, namun menuju kelurahan Tanjung Harapan, tepatnya di Sungai Lancang dimana terjadi longsor akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir. Longsoran tanah bertumpuk menutupi sebagian badan jalan di Sungai Lancang.

Melihat kondisi ini, tak lama Bupati H. Irwan segera mengambil telepon genggamnya dan melakukan komunikasi dengan seseorang. H. Irwan segera menelepon Dinas Pekerjaan Umum untuk segera mengirimkan alat berat guna membuka kembali jalanan yang tertutup longsor.

Dirasa cukup membantu dan mengarahkan Instansi terkait dalam menangani longsor tersebut, H. Irwan bergegas pergi ke titik berikutnya, sebuah jembatan yang berpotensi terputus tergerus arus. Karena derasnya arus aliran sungai, tanah yang menyatu dengan plat deuker jembatan hanyut tergerus sehingga aspal mengantung dan beresiko badan jalan patah.

Mengamati hal ini H. Irwan Sabri segera menghubungi dinas terkait untuk segera mengantisipasi dan memperbaikinya karena berbahaya bagi masyarakat yang melintas dan berpotensi dapat mengisolasi daerah tersebut bila jalan terputus.

Selepas meninjau dua titik terdampak curah hujan ini, Bupati H. Irwan Sabri langsung melanjutkan peninjauan SDN 002 Nunukan Selatan di Kampung Mamolo, masih di Kelurahan Tanjung Harapan.

Sekolah ini seringkali terlanda banjir bila hujan deras tiba, terkhusus di halaman sekolahnya. Bila banjir tiba, halaman menjadi tergenang air dan hal.ini mengganggu aktifitas sekolah dalam proses belajar mengajar. (tus/cak/win)

error: Content is protected !!