TANJUNG SELOR, Maqnaia – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan penyerahan dana hibah kepada organisasi kemasyarakatan (ormas), Kamis (2/4/2026), di Gedung Tenguyun, Kantor Bupati Bulungan.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini dihadiri langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si dan Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta perwakilan ormas.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kesbangpol Bulungan, Darmawan, S.Sos menjelaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan pasca Hari Raya, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan antar pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas daerah yang kondusif.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, sebanyak kurang lebih 32 organisasi kemasyarakatan menerima dana hibah dari pemerintah daerah dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah. Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peran strategis ormas dalam pembangunan daerah.
“Kami tidak hanya fokus pada wilayah daratan, tetapi juga pesisir. Bersama TNI, Polri, dan instansi terkait, kami memastikan wilayah nelayan tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami juga bersinergi dengan Kementerian Agama dalam kegiatan sosial seperti membantu membersihkan rumah ibadah di Bulungan,” jelas Darmawan.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan. Ia juga menyinggung dinamika keterbukaan informasi di era digital yang membuat masyarakat semakin aktif dalam menyampaikan kritik dan aspirasi.
“Saat ini siapa pun bisa menjadi ‘wartawan’ dan menyampaikan kondisi di lapangan. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita merespons secara bijak. Pemerintah terus berupaya memenuhi harapan masyarakat meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia,” ujarnya.
Syarwani menegaskan bahwa berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik, seperti infrastruktur jalan hingga insiden transportasi, terus ditangani secara bertahap oleh pemerintah daerah.
“Fokus kami adalah kerja nyata di lapangan. Tidak semua bisa diselesaikan dalam satu tahun anggaran, tetapi kami pastikan ada progres yang terus berjalan,” tegasnya.
Ia juga menyinggung upaya penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan produk lokal, termasuk rencana legalitas air minum dalam kemasan “Kayanku” yang akan diproses pada pertengahan tahun ini.
Di sisi lain, Wakil Bupati Bulungan Kilat menekankan pentingnya pengawasan dalam memastikan keberhasilan program pemerintah, termasuk pemanfaatan dana hibah yang telah disalurkan kepada ormas.
“Kami akan memastikan seluruh program berjalan tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengawasan akan kami lakukan langsung di lapangan agar tepat sasaran,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang memperkuat komunikasi dan kebersamaan. Kami optimistis berbagai tantangan pembangunan di Bulungan dapat diatasi secara bertahap dengan sinergi yang kuat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap hubungan antar pemangku kepentingan semakin solid, sekaligus memastikan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berjalan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan. (DKIP/win)

