TARAKAN, Maqnaia – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, membawa pesan kewaspadaan ekonomi dalam agenda Safari Ramadhan di Rumah Aspirasi Kota Tarakan, Kamis (19/03/2026). Di hadapan ratusan warga, legislator daerah pemilihan Kalimantan Utara ini menyoroti dampak konflik geopolitik dunia yang mulai mengancam stabilitas ekonomi masyarakat bawah.
Acara yang dirangkai dengan pembagian sembako ini turut dihadiri Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., pimpinan DPRD, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Deddy secara blak-blakan menyebut kondisi ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja akibat pengaruh perang di Ukraina dan Iran. Menurutnya, dampak global ini mengharuskan warga untuk lebih bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga
“Ekonomi secara global sedang goyah. Saya menyerukan agar kita semua berhemat, fokus pada kebutuhan pokok, dan kurangi pengeluaran yang tidak mendesak. Di situasi seperti ini, solidaritas antarwarga sangat dibutuhkan,” ujar Deddy.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, paket sembako yang disalurkan pun melampaui target awal. Dari 500 paket yang disiapkan, Rumah Aspirasi menyalurkan hingga 800 paket guna mengakomodasi membeludaknya warga yang hadir.
Isu terkini yang menjadi sorotan Deddy adalah implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski menyatakan PDI Perjuangan mendukung niat baik program tersebut, Deddy mengingatkan adanya potensi masalah pada kualitas makanan di lapangan.
“Cakupan program ini sangat besar dan banyak pengelola dapur yang baru, belum berpengalaman. Saya minta para orang tua siswa jangan diam. Jika kualitas makanannya kurang, segera sampaikan kritik dan saran secara berkelompok agar ada perbaikan. Ini uang rakyat, harus kembali ke rakyat dengan kualitas terbaik,” tegasnya.
Tak hanya bantuan fisik, Deddy juga mendorong warga Tarakan untuk proaktif menjemput program strategis pemerintah lainnya. Ia berkomitmen memperjuangkan akses Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah bagi anak-anak Kaltara agar tidak ada yang putus sekolah. Selain itu, ia mengingatkan warga untuk segera mengurus sertifikasi tanah melalui program PTSL dari kementerian ATR/BPN.
Safari Ramadhan di Tarakan ini merupakan titik penutup sebelum Deddy Sitorus melanjutkan rangkaian kegiatannya ke Kabupaten Bulungan, Nunukan, hingga wilayah Kabudaya usai Idul Fitri mendatang. (Dsy)

