TEHERAN, Maqnaia – Majelis Ahli Kepemimpinan Iran resmi menunjuk Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Agung (Rahbar) ketiga Republik Islam Iran. Keputusan strategis ini diambil melalui sidang luar biasa di tengah situasi darurat nasional dan ketegangan militer yang meningkat.

Dalam pernyataan resminya pada Minggu (8/3/2026), Majelis Ahli mengonfirmasi bahwa penunjukan ini dilakukan menyusul syahidnya Pemimpin Agung sebelumnya, Ayatullah Imam Ali Khamenei. Selain sang Pemimpin Agung, sejumlah pejabat senior dan personel militer juga dinyatakan gugur akibat apa yang disebut sebagai agresi brutal oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis.

Proses Penunjukan di Tengah Perang
Meski gedung Sekretariat Majelis Ahli sempat menjadi sasaran pengeboman yang menewaskan sejumlah staf keamanan, lembaga tersebut menegaskan tidak menunda proses transisi kepemimpinan. Pemilihan dilakukan sesuai dengan amanat Pasal 108 Konstitusi Iran setelah melalui kajian yang cermat dan menyeluruh.

“Majelis tidak ragu satu saat pun dalam memilih dan menetapkan kepemimpinan sistem Islam guna memastikan tidak terjadi kekosongan kekuasaan,” tulis pernyataan resmi Majelis Ahli.

Pemimpin baru, Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei terpilih melalui pemungutan suara tegas dari para anggota Majelis Ahli.

Proses transisi tetap berjalan meskipun negara dalam kondisi perang berat dan adanya ancaman langsung terhadap institusi rakyat.

Majelis menyampaikan apresiasi kepada anggota majelis sementara (berdasarkan Pasal 111 Konstitusi) yang sempat mengisi kekosongan jabatan sesaat setelah wafatnya Imam Khamenei.

Pemerintah mengimbau seluruh rakyat, kaum elit, dan cendekiawan untuk menyatakan kesetiaan (baiat) kepada pemimpin baru demi menjaga stabilitas nasional.

Penunjukan Mojtaba Khamenei menandai babak baru dalam sejarah 47 tahun pemerintahan Republik Islam sejak revolusi 1979. Majelis menekankan bahwa kepemimpinan baru ini akan tetap berpegang teguh pada prinsip kemandirian, kemuliaan, dan otoritas sistem wilayah fikih. (Dsy).

error: Content is protected !!