TANJUNG SELOR, Maqnaia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memberlakukan sistem kerja jarak jauh atau Work From Anywhere (WFA) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat mulai pekan depan sebagai langkah efisiensi anggaran daerah.

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menyampaikan kebijakan ini akan diterapkan secara berkelanjutan dan tetap mengutamakan kinerja serta disiplin ASN.

Dalam keterangannya di ruang kerja, Jumat (20/2), ia menegaskan bahwa WFA bukan berarti hari libur.

“Mulai pekan depan, setiap hari Jumat kita kerja dari rumah untuk efisiensi. Ini bukan libur, tetap hari kerja,” kata Gubernur Zainal.

Zainal memastikan seluruh ASN tetap menjalankan tugas seperti biasa. Komunikasi harus tetap aktif dan responsif selama jam kerja.

“HP harus tetap aktif. Walaupun dari rumah, tetap bekerja,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan WFA ini menjadi langkah baru di lingkungan Pemprov Kaltara. Dengan rata-rata empat kali Jumat dalam sebulan, ditambah Sabtu dan Minggu sebagai hari libur reguler, terdapat sekitar 12 hari perkantoran tidak beroperasi penuh.

Kondisi tersebut dinilai dapat menekan pengeluaran rutin seperti listrik, pendingin ruangan (AC), air, serta biaya operasional lainnya.

“Kalau penggunaan listrik, AC dan air bisa kita hemat, dalam sebulan bisa menghemat puluhan juta rupiah,” jelasnya.

Namun demikian, Zainal mengingatkan bahwa fleksibilitas ini tidak berlaku bagi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan layanan masyarakat. Ia menegaskan untuk sektor maupun unit-unit tersebut tetap berjalan normal seperti biasa guna memastikan masyarakat tetap terlayani secara optimal. (dkisp/win)

error: Content is protected !!