TANJUNG SELOR, Maqnaia – Di tengah hangatnya isu nasional mengenai perubahan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara menyatakan kesiapannya menghadapi model pemilihan apa pun yang akan diputuskan.

Hal ini menjadi salah satu poin krusial yang akan dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Demokrat Kaltara besok, Selasa, 13 Januari 2026 di Hotel Lotus Panaya.

Ketua DPD Demokrat Kaltara, Yansen TP, menegaskan bahwa perubahan mekanisme pemilihan—apakah tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat atau kembali melalui DPRD—bukanlah sebuah hambatan bagi partainya.

Terkait perdebatan sistem pemilu yang tengah bergulir di tingkat nasional, Yansen menyatakan pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pusat, utamanya di parlemen. Namun, ia memastikan mesin partai di Kalimantan Utara sudah dipanaskan untuk beradaptasi dengan formula apa pun.

“Tinggal masalah formula saja. Kalau nanti kebijakannya harus lewat DPRD, ya kami menyesuaikan dengan itu,” ujar Yansen.

Ia menambahkan bahwa Partai Demokrat harus siap dalam semua situasi, baik melalui sistem perwakilan maupun pemilihan langsung.

Sebagai salah satu partai pemenang yang konsisten menduduki kursi pimpinan di Kaltara, Demokrat tidak ingin hanya menjadi pelengkap kontestasi. Yansen menekankan bahwa fokus utama Rakerda ini adalah memastikan Demokrat tetap menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan di Kaltara.

“Apa pun model Pilkadanya, itu bukan persoalan bagi kami. Yang utama adalah bagaimana Demokrat terus berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Utara,” tegasnya.

Sikap tegas daerah ini nantinya akan dikonsultasikan langsung dengan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang hadir dalam Rakerda, termasuk Sekjen Demokrat dan Andi Mallarangeng. Konsolidasi ini diharapkan menghasilkan rumusan kerangka kerja yang solid untuk memenangkan Pilkada 2026 dan menyongsong Pemilu 2029.

Pertemuan besar ini diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 200 kader, termasuk pimpinan DPC dari seluruh kabupaten/kota serta anggota fraksi Demokrat se-Kaltara. (*)

error: Content is protected !!