TANJUNG SELOR, Maqnaia – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kegiatan panen padi bersama musim tanam kedua di lahan Project Agrosolution di wilayah Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Selasa pagi (14/10).

Bupati turut menandatangani MoU (kesepakatan bersama) dengan Dewan Pengurus Korpri Bulungan terkait sinergi implementasi program jaminan produksi pertanian. Yaitu melalui penyediaan dan penyaluran beras bagi ASN Pemkab.

Kegiatan panen turut diisi laporan manajemen VP Pengelolaan Pelanggan PT Pupuk Kaltim, Yusva Sulistyo mengungkapkan, penanaman padi menggunakan produk hayati Biodex dan Ecofert. Biodex digunakan saat pengolahan dan persiapan lahan, Ecofert pada masa pertumbuhan padi dan saat pengisian bulir.

Sinergi penggunaan Biodex dan Ecofert tidak hanya menekan biaya produksi melalui efisiensi pemupukan tapi juga menjaga kelestarian dan kesehatan tanah secara berkelanjutan. Bupati pun mengajak masyarakat petani untuk terus giat menanam.Bupati menjelaskan, dengan adanya MoU, hasil produk petani akan diserap ASN Bulungan.

Dengan jumlah PNS Bulungan lebih dari 3 ribu orang diperkirakan tiap bulannya sekitar Rp240 juta untuk membeli beras lokal. Belum ditambah jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bupati juga memastikan minimal Rp 1 miliar dari APBD Bulungan setiap tahunnya akan dialokasikan untuk menyerap beras para petani di Bulungan, termasuk dari Sajau Hilir.

Diketahui, lahan Project Agrosolution di Sajau Hilir memiliki luas tanam 84 hektare yang digarap Kelompok Tani Cahaya Bola Padang, Perintis dan Tanjung Baru. Perkiraan produktifitas rata-rata 4,5 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP). Perkiraan produksi 84 hektare x 4,5 ton yaitu sekitar 378 ton GKP. (win)

error: Content is protected !!