Tanjung Selor, MAQNAIA – Aksi demonstrasi elemen mahasiswa di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan diduga mendapat aksi represif oknum kepolisian. 3 orang mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tanjung Selor diduga menjadi korban penyiraman bensin sehingga mengalami luka bakar.

Mendapat kabar tersebut, Korps Alumni HMI (KAHMI) Bulungan mengecam tindakan tersebut. Berdasakan informasi yang diterima, kejadian tersebut terjadi di depan Mako Polda Kaltara saat para mahasiswa menggelar demonstrasi, Kamis, 17 Juli 2024 siang.

“Informasi yang kita terima dari ketua (HMI Tanjung Selor) mereka pada saat melakukan demonstrasi memang ada melakukan pembakaran ban sebagai bentuk ekspresi mereka. Setelah itu tiba-tiba ada oknum polisi yang menyirami bensin sehingga teman-teman yang demonstrasi disekitar ban itu langsung tersambar api sehingga terjadi luka bakar. Sementara posisi (korban) yang mengalami luka bakar langsung dibawa kerumah sakit,” ujar salah seorang Presidium KAHMI Bulungan, Fathurizqil Mufid.

Kahmi Bulungan lantas mengecam tindakan tersebut. Pihaknya menyayangkan aksi demo sebagai bagian dari ekspresi demokrasi mendapat tindakan represif dari aparat.

“Pertama kita mengecam tindakan represif yang dilakukan polisi apalagi sampai terjadi. (Demo) itu ekspresi kawan-kawan mahasiswa ini kan di negara demokrasi bisa menyampaikan pendapat dan aspirasi nah kalau tindakan seperti ini kita mengecam dan harus segera ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

“Yang kita dapat Sementara ada 3 orang. Informasinya anak HMI semua. Aksinya di Polda,” terangnya.

KAHMI sebagai alumni, kata Rizqi, sebenarnya tidak ikut campur dengan gerakan aksi mahasiswa. Aksi tersebut berdasarkan inisiatif dan analisis mereka. Namun, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa ini.

Menurutnya, dalam hal ini Kapolda harus mengambil sikap tegas. Setiap oknum yang melakukan itu harus bertanggungjawab dan dihukum yang seberat-beratnya sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Polda Kaltara maupun Polres Bulungan belum memberikan keterangan apapun. (*)

error: Content is protected !!