TARAKAN, Maqnaia – Komitmen PT PRI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir diwujudkan melalui kegiatan Sarasehan Nelayan Bengawan dengan menyalurkan bantuan alat tangkap ikan dan perlengkapan keselamatan kepada puluhan para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bengawan Jaya dan KUB Bengawan Samudra Jaya di Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) di Taman Azzahra, Jalan Sei Bengawan, Juata Permai, tersebut merupakan bagian dari program community development PT PRI yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat nelayan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Supervisor Community Development PT PRI, Ari Ristanti, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari kepedulian perusahaan terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat nelayan di Tarakan khususnya Bengawan. Hal tersebut diperkuat melalui pemetaan sosial nelayan yang dilakukan dengan survei, wawancara, serta kunjungan langsung ke rumah-rumah nelayan di RT 18 Kelurahan Juata Permai.

Dari hasil pemetaan tersebut, diketahui sekitar puluhan warga masih menggantungkan penghidupan dari aktivitas sebagai nelayan. Namun, dalam menjalankan profesinya, mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca dan gelombang laut, keterbatasan modal melaut, hingga mahalnya harga peralatan penangkapan ikan.

“Melalui Sarasehan Nelayan Bengawan, kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kapasitas nelayan, khususnya terkait keselamatan kerja di laut dan zona penangkapan ikan. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung aktivitas nelayan agar lebih aman dan produktif,” ujar Ari.

Tidak hanya berfokus pada bantuan material, Sarasehan Nelayan Bengawan juga dikemas dengan kegiatan peningkatan kapasitas melalui kolaborasi bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tarakan. Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan keselamatan kerja di laut, sosialisasi zona penangkapan ikan, serta penyerahan bantuan alat tangkap kepada anggota kedua KUB.

Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi positif antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. Dengan memadukan dukungan peralatan dan peningkatan pengetahuan, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi keselamatan, produktivitas, dan keberlanjutan usaha nelayan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tarakan, Thamrin Toha, menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada PT PRI atas perhatian serta kontribusinya kepada kelompok nelayan di Bengawan, Kelurahan Juata Permai.

Menurutnya, bantuan alat tangkap dan perlengkapan keselamatan tersebut merupakan dukungan positif yang sangat dibutuhkan nelayan untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan di perairan Kota Tarakan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga nelayan semakin terbantu dalam menjalankan aktivitas melaut, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas hasil perikanan tangkap dan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Apresiasi terhadap kepedulian PT PRI juga datang langsung dari kalangan nelayan penerima manfaat. Feriyanto, salah seorang nelayan Bengawan, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan perusahaan. Menurutnya, Sarasehan Nelayan Bengawan merupakan kegiatan positif karena tidak hanya memberikan dukungan peralatan yang dibutuhkan untuk melaut, tetapi juga menambah pengetahuan yang bermanfaat bagi keselamatan dan kelancaran aktivitas nelayan.

Hal senada disampaikan Junaedi, nelayan yang bermukim di RT 18 Kelurahan Juata Permai. Ia menilai kegiatan tersebut sangat baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan. Perhatian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat pesisir dinilainya sebagai bentuk dukungan yang patut diapresiasi, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi nelayan dalam mencari nafkah di laut.

Para nelayan berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda perdana, tetapi dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Dengan demikian, semakin banyak nelayan yang dapat merasakan manfaat dari program kepedulian PT PRI.

Apresiasi dari pemerintah daerah dan masyarakat nelayan tersebut menjadi gambaran pentingnya kehadiran dunia usaha yang mampu tumbuh berdampingan dengan masyarakat sekitar. Bagi PT PRI, pemberdayaan masyarakat pesisir bukan sekadar kegiatan penyaluran bantuan, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis, memperkuat kepercayaan, dan menciptakan manfaat bersama.

Melalui Sarasehan Nelayan Bengawan, PT PRI berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat pesisir. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan kelompok nelayan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan produktivitas perikanan tangkap serta kesejahteraan keluarga nelayan di Kota Tarakan. (*)

error: Content is protected !!