Bupati saat memberikan sambutan di Masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/03/2026). Pemkab Nunukan

NUNUKAN, Maqnaia – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, mengajak masyarakat untuk tetap tenang, optimis, dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang, khususnya di tengah situasi global yang dinamis.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan di Masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/03/2026).

Bupati menekankan pentingnya masyarakat untuk menyikapi berbagai informasi, baik dari media nasional maupun media sosial, secara jernih dan objektif, tanpa terpengaruh secara berlebihan oleh isu-isu yang berkembang.

Ia juga mengakui bahwa sejumlah konflik di berbagai negara turut memberikan dampak global, seperti fluktuasi nilai tukar rupiah, penurunan daya beli, hingga kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap kuat dan tidak kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Semangat kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong menjadi kunci agar kita tetap teguh menghadapi berbagai tantangan. Percayalah, tidak ada badai yang tidak berlalu, dan masa depan kita akan semakin cerah,” ujar Bupati Irwan.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pada 20 Februari 2026 dirinya bersama Wakil Bupati Hermanus telah genap satu tahun memimpin Kabupaten Nunukan. Dalam periode tersebut, berbagai capaian pembangunan telah berhasil diraih, meskipun masih banyak tantangan yang perlu diselesaikan bersama.

Ia memaparkan sejumlah program dalam visi “17 Arah Baru Menuju Perubahan”, di antaranya pembagian seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP, penyediaan internet Starlink bagi sekolah di wilayah perbatasan, program beasiswa dan dukungan bagi mahasiswa berprestasi, serta bantuan sektor pertanian seperti alat tangkap, bibit, pupuk, dan peralatan pertanian.

Selain itu, pemerintah daerah juga menjalankan program bantuan modal dan penguatan UMKM, peningkatan infrastruktur kelistrikan, pembangunan jalan penghubung antar kecamatan dan jalan usaha tani, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga penyediaan tenaga dokter spesialis di tingkat kecamatan.

Bupati juga menyampaikan bahwa selama satu tahun kepemimpinannya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nunukan tetap terjaga dengan baik. Ia menilai hubungan antarwarga berjalan harmonis meskipun masyarakat terdiri dari beragam suku dan agama. “Toleransi antarumat beragama di Kabupaten Nunukan sangat kuat, bahkan dapat dikatakan sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia,” jelasnya. (ilo/man/tus)

error: Content is protected !!