SUNGAI NYAMUK – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi yang terletak di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Sabtu (14/03/2026). Jembatan ini menjadi sangat strategis karena berdiri tepat di garis tapal batas antara Republik Indonesia dan Malaysia.

​Selain meresmikan jembatan di Sebatik, dalam kesempatan yang sama Kapolda juga meresmikan secara simbolis Jembatan Merah Putih Presisi Sungai Cahaya Baru yang berlokasi di Kota Tarakan.

​Acara peresmian ini dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara, Ny. Sari Djati, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan seluruh warga Desa Sungai Limau yang menyambut antusias kehadiran infrastruktur baru tersebut.

Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar konstruksi besi dan kayu, melainkan sebuah “Jembatan Harapan”. Filosofi nama “Merah Putih Presisi” sendiri melambangkan kecintaan terhadap tanah air yang dipadukan dengan semangat Polri untuk terus hadir melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat hingga ke beranda terdepan negeri.

Kapolda merinci tiga manfaat utama yang menjadi target pembangunan ini:

  1. ​Kemudahan Aktivitas: Memangkas jarak dan waktu tempuh warga antarwilayah.
  2. ​Akses Pendidikan: Memastikan anak-anak sekolah memiliki jalur yang lebih aman dan lancar menuju tempat belajar.
  3. ​Roda Ekonomi: Menstimulus pergerakan ekonomi desa melalui kelancaran distribusi barang dan jasa.

Kapolda Kaltara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan, khususnya kepada Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu S.I.K., M.H. beserta jajaran, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, jagalah jembatan ini seperti menjaga milik sendiri. Rawat, pelihara, dan gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (dd)

error: Content is protected !!