TARAKAN, Maqnaia – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) beserta jajaran Pejabat Utama Polda Kaltara melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pos pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di wilayah hukum Polresta Tarakan. Hal ini menandai secara resmi dimulainya pelaksanaan operasi pelayanan masyarakat selama arus mudik idul fitri 2026 sejak Jumat, 13 Maret 2026.
Peninjauan ini difokuskan pada optimalisasi pelayanan di titik-titik vital transportasi, seperti pelabuhan dan bandara, guna memastikan kelancaran arus mudik.
Kapolres Tarakan menyampaikan bahwa dalam arahannya, Kapolda menekankan agar personel tidak hanya berjaga di dalam posko, tetapi juga aktif melakukan patroli lapangan.
Hal ini bertujuan untuk memantau langsung dinamika situasi dan kondisi masyarakat selama masa arus mudik hingga arus balik nanti.
“Penekanan beliau adalah anggota harus memberikan pelayanan optimal, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk layanan kesehatan bagi masyarakat di pos-pos yang ada,” ujar Kapolres Tarakan saat diwawancarai di Posko Angkutan Lebaran Terpadu, BLU Kantor UPBU Kelas 1 Utama Bandar Udara Juwata Tarakan.
Dalam operasi tahun ini, Polresta Tarakan menyiagakan total 312 personel gabungan, yang terdiri dari 147 personel Polri dan 165 personel dari instansi terkait. Seluruh personel tersebut tersebar di 3 pos pengamanan, 4 pos pelayanan, serta 1 pos terpadu di Command Center.
Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah potensi lonjakan penumpang di moda transportasi air.
Kapolres menyebutkan perlu adanya antisipasi khusus mengingat jumlah armada kapal belum bertambah dalam dua tahun terakhir, sementara grafik penumpang diprediksi naik signifikan pada tahun 2026.
Terkait kerawanan kecelakaan lalu lintas, pihak kepolisian telah mendirikan pos pantau di lokasi strategis seperti kawasan Gusher dan depan bandara. Masyarakat diimbau untuk memastikan kelayakan kendaraan serta mematuhi manifes penumpang agar tidak terjadi kelebihan muatan (over capacity).
“Kami segera menindaklanjuti seluruh petunjuk arahan dari Bapak Kapolda dan para PJU Polda Kaltara agar pelaksanaan operasi di hari-hari ke depan berjalan lebih baik dan memberikan rasa aman bagi pemudik,” tutupnya. (Dsy)

