TARAKAN, Maqnaia – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Idul Fitri 1447 H/2026 M di Ruang Vicon Sanika Satyawada, Polres Tarakan, Senin (2/3/2026).
Rapat tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan bersama dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri di Kota Tarakan.
Rakor lintas sektor ini dihadiri oleh Kapolres Tarakan, Komandan Kodim 0907/Tarakan, perwakilan Satuan Radar 204 Tarakan, para kepala OPD, serta instansi vertikal terkait lainnya.
Selain membahas kesiapan teknis pengamanan dan pelayanan, rapat ini juga menindaklanjuti arahan Prabowo Subianto dalam Rapim TNI-Polri Tahun 2026, yang menekankan bahwa TNI-Polri harus hadir untuk rakyat, mengedepankan kepemimpinan berbasis keteladanan, memaknai wewenang sebagai amanat, serta mengelola anggaran secara efektif untuk mendukung pembangunan dan transformasi pelayanan.
Dalam paparan rakor disebutkan, secara nasional diperkirakan terdapat 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode mudik, dengan sekitar 43 juta di antaranya anak usia sekolah. Pergerakan awal mudik diprediksi terjadi lebih awal, dengan puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 dan arus balik pada 25–27 Maret 2026.
Sejumlah poin penting yang menjadi perhatian antara lain persiapan pos pelayanan mudik, bantuan medis kondisi darurat, kelancaran dan keselamatan jalur mudik, manajemen lalu lintas yang aman dan tertib, stabilisasi harga sembako dan energi, serta antisipasi terhadap potensi terorisme, radikalisme, dan intoleransi. (win)

