SAMARINDA, Maqnaia – Ramadan identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Namun di Kalimantan Timur, kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terkendali dan kondusif. Melalui pengawasan terpadu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi & UKM (DPPKUKM) Kaltim memastikan distribusi lancar, stok tercukupi dan harga tidak melonjak.

Langkah pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pintu masuk distribusi hingga pasar-pasar tradisional dan ritel modern. Bersama Satuan Tugas Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan serta Tim Pengawasan Terpadu, DPPKUKM Kaltim turun langsung ke sejumlah kabupaten/kota seperti Bontang, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Samarinda, hingga Balikpapan.

Pengawasan difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan izin edar, kondisi fisik produk, masa kedaluwarsa, serta kesesuaian label. Selain itu, tim juga memantau harga eceran dan harga acuan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Petugas Pengawas Barang dan Jasa DPPKUKM Kaltim, Gunadi, menyampaikan bahwa ketersediaan pasokan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga.

“Menjaga pasokan itu penting, karena pasokan yang cukup akan mengendalikan harga. Kami melakukan pengawasan intensif terhadap harga eceran dan harga acuan,” ujarnya saat menjadi narasumber pada program Publika TVRI Kaltim, Rabu (18/02).

Dirinya juga menuturkan, hingga saat ini sejumlah komoditas utama seperti beras, daging, dan cabai terpantau dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil. DPPKUKM Kaltim juga terus berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna memastikan distribusi berjalan lancar selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
.
Tidak hanya pengawasan, lanjutnya DPPKUKM Kaltim turut mengedepankan edukasi kepada masyarakat melalui kampanye konsumen cerdas. Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta lebih teliti dalam memilih produk.
.
Melalui langkah pengawasan terpadu dan sinergi lintas sektor, DPPKUKM Kaltim berkomitmen menjaga Ramadan tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok. (sef/pt/win)

error: Content is protected !!