TANJUNG SELOR, Maqnaia – Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan upaya pelestarian budaya, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, memimpin ziarah sekaligus kerja bakti di Kompleks Makam Sultan Kaharuddin II Kesultanan Bulungan di Desa Seriang, Rabu (18/2).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran staf Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, khususnya Dinas Pariwisata. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan area makam, pengecatan ulang pagar dan fasilitas yang mulai pudar, serta penataan lingkungan agar lebih rapi dan nyaman bagi peziarah.
Zainal menjelaskan, kegiatan ini berawal dari kunjungannya berziarah pada malam sebelumnya. Ia merasa perlu dilakukan pembenahan agar makam Sultan Bulungan ke-6 itu tetap terawat dan terjaga kesakralannya.
“Alhamdulillah, sebelum masuk bulan Ramadan, kami bersama Dinas Pariwisata melaksanakan kerja bakti kebersihan makam bersejarah Kesultanan Bulungan. Kami ingin tempat ini tetap bersih, indah dan terawat sebagai bagian dari identitas sejarah daerah kita,” ujar Gubernur Zainal.
Sultan Kaharuddin II sendiri memerintah Kesultanan Bulungan pada 1876–1889 Masehi dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah daerah.
Menurut Zainal, menjaga situs bersejarah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan perusakan atau pengambilan barang di area makam.
“Mari kita jaga bersama kebersihan dan kelestarian makam ini. Jangan sampai ada yang merusak atau mengambil barang di area ini. Ini warisan sejarah yang harus kita pelihara dan jaga bersama,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai jasa para leluhur dan menjaga situs-situs bersejarah yang ada di Kaltara.
Kerja bakti itu mungkin terlihat sederhana. Namun di balik sapu dan kuas cat yang digerakkan bersama, tersimpan pesan penting yaitu sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga dirawat dan dijaga keberlanjutannya. (dkisp/win)

