TARAKAN, Maqnaia – Ketua terpilih Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tarakan periode 2026–2031, dr. M. Hasbi Hasyim, secara tegas membantah adanya isu miring terkait kepentingan politik praktis di balik pemilihan dirinya dalam Musda VIII. Ia menegaskan bahwa hubungan kedekatannya dengan Gubernur dan Walikota bersifat personal dan akademis, bukan politis.

Isu mengenai keterlibatan atau dukungan dari pihak Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota sempat berhembus selama proses Musyawarah Daerah berlangsung. Menanggapi hal tersebut, dr. Hasbi menyatakan bahwa dirinya adalah sosok yang sedari awal berkomitmen untuk menjaga jarak dari dunia politik.

“Saya ini dari dulu tidak suka berpolitik. Saya sudah berkomitmen dan selalu mengkritisi kenapa organisasi ini digiring-giring ke politik,” tegas dr. Hasbi saat ditemui dalam acara syukuran pasca-Musda di kediaman Haji Najamuddin.

Menariknya, dr. Hasbi mengungkapkan fakta bahwa dua tokoh sentral daerah tersebut merupakan juniornya di masa sekolah dan kuliah. Hal inilah yang menurutnya menjadi dasar hubungan baik selama ini, tanpa ada muatan polarisasi politik di dalam tubuh KKSS.

“Jujur, kedua-dua beliau ini adik kelas saya. Pak Gubernur adik kelas saya di SMA 1 Makassar, dan Pak Walikota adalah adik kelas saya di Fakultas Kedokteran Unhas. Jadi perlakuan saya sama, dua-duanya adalah adik saya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa di bawah kepemimpinannya, KKSS Kota Tarakan akan tetap menjaga netralitas dan independensi. Meskipun setiap warga Sulawesi Selatan memiliki hak politik individu, ia menekankan bahwa organisasi secara kelembagaan tidak akan memihak kepada siapa pun.

“Urusan politik tidak ada di kami. Organisasi tidak memihak siapa pun dan akan tetap netral dengan siapa pun, baik dengan Pak Gubernur maupun Pak Walikota,” pungkas dr. Hasbi.

Langkah terdekat yang akan diambil oleh dr. Hasbi adalah menyusun komposisi kepengurusan bersama dewan formatur dengan merangkul seluruh pilar dan elemen masyarakat Sulawesi Selatan di Tarakan agar organisasi ini kembali solid sebagai milik bersama. (Dsy).

error: Content is protected !!