TANJUNG SELOR, Maqnaia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Agathis, Jumat (13/2), sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idulfitri.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kaltara, Suhaeli, SP., MP., menjelaskan bahwa GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hampir 80 persen harga komoditas pangan di Kaltara saat ini berada di atas harga acuan pemerintah. Beberapa komoditas seperti beras, daging ayam dan Minyakita bahkan telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Khususnya beras, daging ayam, dan Minyakita sudah di atas HET. Melalui GPM ini, kami melakukan intervensi untuk menstabilkan kembali pasokan dan harga,” kata Suhaeli.

Hingga saat ini, GPM telah dilaksanakan di tiga lokasi strategis, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan yang bersinergi dengan Operasi Pasar Disperindagkop, serta Kabupaten Tana Tidung.

Untuk menjangkau wilayah yang lebih luas, Pemprov Kaltara juga menyiapkan program GPM Mobile atau GPM Keliling. Program ini merupakan kolaborasi antara DPKP, Biro Ekonomi, dan Disperindagkop.

Suhaeli menegaskan, pemerintah akan mendatangi langsung masyarakat di kecamatan dan desa yang jauh dari ibu kota kabupaten, termasuk di Tarakan, Tana Tidung, Malinau hingga Nunukan.

Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Ketersediaan stok pangan di Kaltara aman hingga Idulfitri. Tantangan yang dihadapi saat ini lebih pada distribusi yang belum merata.

“Stok aman. Kami hanya perlu memastikan distribusinya sampai ke desa-desa. Harapannya masyarakat bisa berpuasa dengan tenang tanpa khawatir soal kebutuhan pokok,” tutupnya. (dkisp/win)

error: Content is protected !!