NUNUKAN, Maqnaia – Musrenbang Kewilayahan Tahun 2026 pada giliran pertama diselenggarakan di Pulau Sebatik.

Dengan mengambil tema : Pemerataan Infrastruktur Layanan Dasar dan Infrastruktur Ekonomi Untuk Menunjang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif”, kegiatan Musrenbang Kewilayahan Pulau Sebatik ini digelar di Hasanah Cafe Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kamis, 29/01/2026.

Wakil Bupati Hermanus, S.Sos menyampaikan sambutannya bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan melainkan forus demokratis yang memberi ruang bagi masyarakat untuk menyayampaikan aspirasi dan gagasan serta kebutuhan nyata di wilayah masing-masing kecamatan melalui Musrenbang kewilayahan dan memastikan bahwa pembangunan di kabupaten Nunukan berangkat dari bawah sehingga setiap program yang dirumuskan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.

Pulau sebatik memiliki posisi yang sangat strategis dan istimewa oleh kerena itu pembangunan di pulau sebatik bukan hanya soal pembangunan daerah semata, tetapi juga menyangkut martabat bangsa dan wajah negara kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.

Lanjut wakil bupati menegaskan beberapa isu prioritas yang penting di antaranya pembangunan kawasan perbatasan dan penguatan fungsi PLBN, peningkatan infrastruktur dasar khususnya jalan, listrik dan air bersih, penguatan sektor pertanian dan perikanan sebagai potensi unggulan yang ada di Pulau Sebatik, pengembangan UMKM dan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, layanan kesehatan dan pelatihan ketrampilan.

Wakil Bupati terus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama dalam mewujudkan komitmen bersama dan dengan semangat kebersamaan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha akan mampu mewujudkan kabupaten Nunukan yang Inovatif, Sejahtera adil dan Mandiri.

Musrenbang sepulau Sebatik juga dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan Drs Raden Iwan Kurniawan M AP, Asisten Administrasi Umum Sirajudin, S Sos serta beberapa kepala OPD, camat se pulau Sebatik, kepala desa dan perangkat desa serta pihak-pihak yang terkait serta beberapa pejabat yang ikut serta dalam kegiatan Musrenbang kali ini.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Bapedda Drs Raden Iwan Kurniawan, M AP mengatakan adapun hasil kegiatan Musrenbang Kecamatan sepulau Sebatik yg disepakati untuk dibahas dalam Musrenbang Kewilayahan sebanyak 148 usulan, yang terdiri dari Kecamatan Sebatik 36, Kecamatan Sebatik Barat 29, Kecamatan Sebatik Utara 30, Kecamatan Sebatik Timur 32, dan Kecamatan Sebatik Tengah 21 usulan. (Len/Mar/Tus/win)

error: Content is protected !!