TARAKAN, Maqnaia – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Selasa (13/1/2026) mendatang.
Kedatangan anggota DPR RI Komisi VI ini bertujuan untuk membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh kader Demokrat se-Kaltara.
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltara, Muhammad Erwinsyah, mengonfirmasi bahwa agenda utama kunjungan ini adalah penguatan internal organisasi.
“Agendanya adalah Rakerda dan Bimtek penguatan kader Partai Demokrat se-Kaltara. Ini sebenarnya agenda yang sudah lama direncanakan, namun baru bisa terealisasi sekarang karena menyesuaikan dengan jadwal pusat,” ujar Erwinsyah saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Menurut Erwinsyah, Herman Khaeron beserta rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Juwata Tarakan pada Selasa siang sekitar pukul 14.00 WITA melalui ruang VIP. Sementara itu, acara puncak Rakerda dan Bimtek akan dilaksanakan pada malam harinya pukul 19.30 WITA di Hotel Lotus Panaya Tarakan.
Kegiatan ini akan dihadiri oleh seluruh pengurus DPD Demokrat Kaltara, pengurus DPC dari lima kabupaten/kota, serta seluruh anggota legislatif dari Partai Demokrat yang duduk di kursi DPRD se-Kaltara.
Saat disinggung mengenai isu wacana pemilihan kepala daerah lewat DPRD yang sedang mencuat, Erwinsyah menegaskan bahwa pertemuan ini murni bersifat internal dan rutin. Begitu pula dengan isu Musyawarah Daerah (Musda) DPD Demokrat Kaltara, ia menjelaskan bahwa agenda tersebut baru akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.
“Tidak ada agenda istimewa (terkait isu Pilkada). Ini murni penguatan organisasi dan momen bagi Sekjen untuk menyapa langsung para kader di daerah. Materi Bimtek pun standar mengenai penguatan organisasi,” tambahnya.
Meski agenda utama fokus pada urusan internal partai, Erwinsyah menyebut tidak menutup kemungkinan akan ada diskusi mengenai program pemerintah mengingat kapasitas Herman Khaeron sebagai mitra pemerintah di pusat.
“Mungkin ada penyampaian terkait program kerja karena beliau di Komisi VI, tapi secara khusus fokus kita tetap pada Rapat Kerja Daerah,” tutupnya. (*)

