TANA TIDUNG, Maqnaia – Bupati Tana Tidung menghadiri kegiatan Doa Lintas Agama Solidaritas Kemanusiaan atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Rabu (24/12), bertempat di Gedung Pendopo Djaparuddin.
Kegiatan doa bersama ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap para korban bencana alam yang telah mengakibatkan kerugian materiil serta duka mendalam bagi masyarakat terdampak. Doa lintas agama diikuti oleh unsur pemerintah daerah, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tana Tidung menyampaikan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Pulau Sumatera. Ia berharap melalui doa bersama ini, para korban diberikan ketabahan dan kekuatan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar.
“Doa lintas agama ini menjadi simbol persatuan dan kepedulian kita sebagai sesama anak bangsa. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana senantiasa diberikan perlindungan, kekuatan, dan segera bangkit dari musibah ini,” ujar Bupati.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan doa yang dipanjatkan secara bergantian oleh perwakilan masing-masing agama. Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan terus terjaga, khususnya dalam menghadapi berbagai bencana yang menimpa bangsa Indonesia. (win)

