NUNUKAN, Maqnaia – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ahmad mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menutup secara resmi Lokakarya Perencanaan Desain Pengelolaan Pendidikan di Wilayah Terpencil dan Perbatasan yang dilaksanakan Oleh Dinas Pendidikan bersama Tim Inovasi di Kantor Bupati Nunukan, Rabu (27/8).
Dalam kesempatan itu, Ahmad menyampaikan bahwa pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa tanpa kecuali. “Pendidikan untuk semua, education for all, laki – laki perempuan, kaya atau miskin, di desa maupun di kota semua berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Ahmad.
Namun sayang, katanya, sampai saat ini anak – anak di daerah pedalaman, terpencil dan perbatasan masih menemui berbagai kesulitan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Hal itu antara lain dipengaruhi oleh kurangnya sarana infrastruktur, guru, materi dan bahan pembelajaran, serta dukungan orang tua, dan eksosistem di masyarakat.
Melalui lokakarya tersebut, Ahmad berharap akan ada rekomendasi mengenai pola pendidikan yang pas untuk anak – anak di wilayah pedalaman, terpencil dan perbatasan. (tan/do2/win)

